Logo NQ Santri
NQ Sarpras
Ikon NQ Sarpras
Kategori SARPRAS

NQ Sarpras

Pengelola sarana dan prasarana NQ

Panduan NQ Sarpras Menu, fitur, tutorial, FAQ, dan glosarium
Semua Aplikasi
Cover NQ Sarpras
4 Fitur tersedia
6 Kelompok menu

Ringkasan Umum

Akun NQ Sarpras digunakan untuk mengelola seluruh sarana dan prasarana pesantren, mulai dari pendataan inventaris, peminjaman barang, pemeliharaan, hingga pelaporan kerusakan dan nilai aset.

Tujuan Akun

Menyediakan sistem terpusat agar petugas dapat mencatat, menelusuri, dan melaporkan kondisi aset pesantren secara rapi, transparan, dan mudah diaudit.

Fitur Unggulan

Dashboard statistik Sarpras, manajemen inventaris dan lokasi, transaksi peminjaman dan pengembalian, pencatatan kerusakan dan maintenance, serta laporan rekap yang siap cetak.

Target Pengguna

Petugas Sarpras, kepala bagian Sarpras, dan pimpinan pesantren yang memantau aset dan penggunaan fasilitas.

Mulai dari Sini

Menu dan Fitur

Fitur Lainnya

Dashboard Sarpras

Kegunaan

Menampilkan ringkasan cepat kondisi Sarpras seperti jumlah inventaris, peminjaman aktif, kerusakan, dan total nilai aset.

Cara Menggunakan

Masuk dengan akun Sarpras, lalu buka menu Dashboard. Gunakan kartu statistik dan grafik untuk memantau aktivitas dan kondisi aset terkini.

Data yang Ditampilkan

Kartu jumlah inventaris, lokasi, user Sarpras, peminjaman aktif, kerusakan aktif, total maintenance, total nilai aset, dan daftar peminjaman terbaru.

Tips: Gunakan dashboard untuk memantau apakah peminjaman dan kerusakan masih dalam batas normal.

Catatan Penting: Jika angka kerusakan atau peminjaman aktif meningkat tajam, segera cek detail di menu laporan atau transaksi.

Daftar Inventaris

Kegunaan

Mengelola seluruh data barang dan aset Sarpras beserta lokasi dan kondisinya.

Cara Menggunakan

Buka menu Sarpras → Master Data → Inventaris. Gunakan tombol tambah untuk menambahkan barang baru, dan tombol aksi di setiap baris untuk mengubah atau menghapus data.

Data yang Ditampilkan

Nama barang, kode inventaris, kategori, lokasi, jumlah, kondisi, tahun perolehan, sumber perolehan, dan total nilai aset.

Tips: Gunakan filter pencarian sebelum menambah data baru untuk menghindari duplikasi barang yang sama.

Catatan Penting: Perubahan jumlah barang sebaiknya dilakukan melalui alur yang sudah disepakati (misalnya via pencatatan mutasi atau penyesuaian stok).

Peminjaman Sarpras

Kegunaan

Mencatat peminjaman dan pengembalian barang Sarpras oleh santri, ustadz, maupun peminjam umum.

Cara Menggunakan

Buka menu Sarpras → Transaksi → Peminjaman. Klik tombol tambah, pilih jenis peminjam (santri/ustadz/umum), pilih barang, isi jumlah dan tanggal pinjam serta rencana kembali, lalu simpan.

Data yang Ditampilkan

Nama peminjam, jenis peminjam, barang yang dipinjam, jumlah, tanggal pinjam, tanggal kembali rencana/real, status, dan denda jika ada.

Tips: Gunakan fitur filter peminjaman untuk memantau barang yang belum kembali atau peminjam yang sering terlambat.

Catatan Penting: Perubahan status peminjaman menjadi selesai sebaiknya dilakukan setelah barang benar-benar diterima kembali dalam kondisi sesuai.

Laporan Inventaris

Kegunaan

Menyajikan laporan data inventaris Sarpras yang dapat difilter berdasarkan kategori, lokasi, tahun, dan kondisi untuk keperluan monitoring atau audit.

Cara Menggunakan

Buka menu Sarpras → Laporan → Laporan Inventaris. Atur filter sesuai kebutuhan, lalu tampilkan laporan dan gunakan tombol cetak jika diperlukan.

Data yang Ditampilkan

Daftar barang beserta kode inventaris, kategori, lokasi, jumlah, kondisi, tahun perolehan, dan nilai aset.

Tips: Gunakan laporan inventaris untuk rekap tahunan, laporan ke pimpinan, atau bahan audit internal.

Catatan Penting: Jika terdapat selisih antara data sistem dan kondisi fisik di lapangan, lakukan penyesuaian sesuai prosedur yang berlaku.

Pertanyaan Umum